Profil Biografi Ustadz Hanan Attaki Lengkap Beserta Istri Teh Haneen Akira Dan Keluarga - Epi Sopian

Breaking

Featured Posts

Senin, 23 April 2018

Profil Biografi Ustadz Hanan Attaki Lengkap Beserta Istri Teh Haneen Akira Dan Keluarga


Profil Biografi Ustadz Hanan Attaki Lengkap Beserta Istri Teh Haneen Akira Dan Keluarga

Profil Biografi Ustadz Hanan Attaki Lengkap Beserta Istri Teh Haneen Akira Dan Keluarga - assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kali ini saya akan coba membuat info mengenai Biodata Dan Biografi Ustadz Hanan Attaki Lengkap bersama istrinya teh haneen akira 

Dibawah ini adalah biodata ustadz hanan attaki 

Lahir: Tengku Hanan Attaki, 31 Desember 1981, Aceh
Nama Istri : Haneen Akira
Anak : Maryam, Aisyah dan Yahya
Pendidikan: Universitas al-Azhar-Mesir, Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir al-Qur’an
Akun media sosial: instagram @hanan_attaki



Profil Biografi Ustadz Hanan Attaki Lengkap Beserta Istri Teh Haneen Akira Dan Keluarga

Ustadz Hanan Attaki, Lc. adalah seorang penceramah asal Aceh yang kini tinggal dan berdakwah di Bandung. Ia kerap memberikan kajian di Masjid Trans Studio Bandung. Kajian yang dilakukan setiap hari Rabu selalu penuh dengan jamaah yang isinya remaja yang didominasi oleh ikhwan (laki-laki).

Gaya ceramah Ustadz Hanan attaki ringan dan mudah diterima bagi remaja. Beliau selalu memberi support pada setiap kajiannya untuk para jomblo agar segera menggenapkan setengah dien nya. Istilahnya jomblo memang karena ingin menjaga diri dari z!na, dan terus mencari ilmu untuk segera menyempurnakan agama. Jomblo fii sabilillah.
Hanan Attaki lahir di Aceh pada tanggal 31 Desember 1981 dengan nama Tengku Hanan Attaki. Ia merupakan anak ke 5 dari 7 bersaudara.

Pengalamannya mengenal al-Qur’an secara lebih dekat diawali pada usia kanak-kanak. Sejak SD ustadz Hanan sudah mendapat beasiswa. Beberapa kali memenangkan Musabaqah Tilawatil Quran dari mulai dapat sepeda dipakai ke sekolah, dan pernah juga dapat Televisi.
Terakhir ia berhasil menjadi qori terbaik versi Fajar TV, Kairo 2005, dan mengisi acara tilawah al-Qur’an “Min Ajmalis Soth” di dua Channel (Fajar Tv & Iqro’ Tv).

Saat kuliah pun mendapat beasiswa. Di keluarga beliau, dialah orang pertama yang kuliah dan kuliahnya pun ke luar negeri. Perjalanan ke Mesir,  adalah awal beliau ke luar negeri dengan Visa Turis. Selanjutnya setelah ditanya saat pengetesan apakah bisa membaca Al Qur'an, dan dijawab bisa, Ustadz Hanan Attaki bisa langsung masuk ke Al Azhar dengan mendapat prioritas mendapat beasiswa.



Saat  mengenyam pendidikan di Universitas al-Azhar-Mesir ia menekuni Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir al-Qur’an hingga memperoleh gelar licence (Lc) pada tahun 2004. Selama di Kairo, ia juga pernah aktif sebagai pemred buletin “Salsabila” yang diterbitkan oleh kelompok studi al-Qur'an dan ilmu-ilmuislam.

Selama di Kairo, ia juga pernah aktif sebagai pemred buletin “Salsabila” yang diterbitkan oleh kelompok studi al-Qur'an dan ilmu-ilmuislam. kelompok ini dibimbing langsung oleh beberapa tokoh Ikhwanul Muslimin.



Di Mesir, beliau pernah berbisnis, dari mulai jual bakso, catering, hingga sempat menjadi joki hajar aswad (pada saat musim haji), semua bermodalkan nekad, dan keyakinan kepad Allah SWT. Ustadz Hanan Attaki juga pernah membuat buku, judulnya Tadabbur Quran.

Sejak kembali dari negeri “seribu menara”, Hanan Attaki bersama isteri dan putri pertamanya (Aisyah) tinggal di Bandung. Di kota inilah ia mulai terjun langsung dalam dunia dakwah; sebagai direktur Rumah Qur’an Salman-ITB, pengajar Jendela Hati (JH) dan STQ Habiburrahman.

Di kota Bandung, Ustadz Hanan Attaki berdakwah lewat Pemuda Hijrah. Pemuda Hijrah berdiri sejak Maret 2015. Gerakan Pemuda Hijrah yang memiliki akun Instagram @pemudahijrah, didirikan oleh kurang lebih 5 orang. Logonya sendiri adalah Shift yang suka ada di laptop/PC ada tombol Shift yang berarti pindah atau berubah. Pemuda Hijrah juga memiliki akun Fanpage @pemudahijrah dan akun Twitter di @PemudaHijrah.

Sekilas Mengenai Profil Istri Hanan Attaki, Biografi singkat tentang Teh Haneen Akira
Teh Haneen Akira, istri dari Ustadz Hanan Attaki, Founder Pemuda Hijrah ternyata juga adalah seorang pendakwah. Sering beliau mengisi tausyiah di acara keakhwatan. Ceramahnya ringan, mudah diterima remaja, dan menyentuh. Saat beliau tilawah, kita akan bisa merasakan ketenangan dan kata-katanya sering membuat kita turut tenggelam dengan kisah-kisah para Muslimah teladan sepanjang zaman, dan keharusan memiliki izzah pada diri muslimah.
Ustadzah Haneen Akira sering mengisi acara taklim Ladies Day tiap hari Sabtu, dan pernah beberapa kali di Masjid Al Lathief, pernah juga di Sabuga ITB.

Teh Haneen tumbuh besar di MA Malang. Kemudian bertekad ikut seleksi untuk kuliah di Mesir, yang akhirnya ikut seleksi di Surabaya selama 3 hari. Ternyata Allah Swt. pertemukan dengan jodohnya saat di Mesir. Ustadzah Haneen dan Ustadz Hanan menikah saat keduanya menempuh kuliah di Mesir.  Saat ini telah memiliki 3 anak bernama Maryam, Aisyah dan Yahya. Teh Haneen sempat kuliah S2 mengambil jurusan Tafsir Al Quran Fakultas Ushuluddin Al Azhar Kairo Mesir, "tapi belum selesai keburu S3 alias estri (baca: istri," ungkap Teh Haneen saat diwawancara.
Hal tersebut tidak membuatnya berhenti berdakwah. Justru saat menikah, dengan suami, Teh Haneen bisa bersinergi untuk dakwah bersama suami. MasyaAllah.
*
Menurut Teh Haneen, konsep Profesional dalam Islam dinamakan Al Ihsan. Al Ihsan adalah menyempurnakan semua jenis ketaatan atau kebaikan. Ihsan terbagi menjadi dua, yakni anta budallah (beribadah kepada Allah Swt.) dan berinteraksi dengan makhluk.


Ciri-ciri orang Ihsan atau Profesional adalah:


Pertama, Mature (matang) 

Kedua. So passion (menunjukkan semangat atau happy terus) serta ridha. Segala puji bagi-Mu sampai Engkau ridha. Penting juga memiliki energi memuji kepada Allah Swt. maka jika sudah terbiasa maka kita akan bisa memuji kepada ciptaan-Nya.



Ketiga, Senang dengan tantangan dan fokus
"Untuk apa datang kesini menghabiskan waktu bersusah payah datang ke masjid padahal di rumah banyak cucian misalnya, itu semata-mata karena merasa ada manfaatnya yang lebih besar yang aku kejar, dan nanti kalau aku sudah dapatkan itu, nanti urusan lain akan lebih ringan aku kerjakan."

"Selain itu terdapat hadits bahwa jika kita mau bersusah payah untuk datang ke majelis ilmu, insya Allah setiap orang yang bersusah payah akan kami berikan jalan-Nya. Akan kami berikan imbalan yang setimpal."

Keempat, Rendah hati dan mau belajar (low profile) 

Jangan merasa sombong, ingat ada yang lebih cantik dari kita? Banyak. Ada yang lebih pinter dari kita? Banyak. Ada yang rajin ibadah? Banyak. Maka teruslah rendah hati dan merasa kecil di hadapan-Nya.




Kelima. Punya harga diri yang tinggi 

Kita hanya berharga jika kita punya akhlak yang mulia. Nilai diri kita bagus lewat akhlaknya. Dan biasanya orang yang memiliki harga diri yang tinggi, mereka punya selera yang tinggi pula. Misalnya:



  1. Saya ngga makan kecuali yang halal
  2. Saya tidak melangkahkan kaki kecuali yang manfaat.


Demikian Info Yang Bisa Kami Berikan MengenaiProfil Biografi Ustadz Hanan Attaki Lengkap Beserta Istri Teh Haneen Akira Dan Keluarga , sekian dan wassalam
Sumber:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar