Makalah Dampak Merokok Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Makalah Dampak Merokok Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Halo guys selamat pagi dan sehat selalu, kali saya akan share Makalah Dampak Merokok Bagi Kesehatan Tubuh Manusia, ini adalah salah satu tugas anak sekolah yang telah di rangkum dari berbagai informnasi situs  yang ada di google  . 

Makalah Dampak Merokok Bagi Kesehatan Tubuh Manusia 


BAB I
Pendahuluan

A . Latar Belakang Masalah
Pada dasarnya merokok itu sangat berbahaya bagi kesehatan. Tetapi, masyarakat khususnya kaum remaja banyak mengkonsumsi rokok sebagai kebutuhan pokok. Sepertinya antara rokok dengan masyarakat tidak dapat di pisahkan, padahal  mereka mengetahui tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Akan tetapi mereka menganggap remeh akan bahaya merokok.
 Sekitar 40% pengguna rokok didominasi oleh kalangan remaja, ini sungguh memprihatinkan. Generasi muda yang kita banggakan telah tercemar oleh rokok, yang lebih banyak dampak negatifnya dari pada manfaatnya. Padahal pada tiap bungkus rokok telah dicantumkan peringatan tentng bahaya merokok bagi kesehatan. Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin.
Sebenarnya pemerintah telah berupaya mengatasi tentang larangan merokok namun sampai sekarang belum juga tampak hasilnya.
                           
B.  Rumusan masalah
Berdasarkan latarbelakang diatas, dapat di rumuskan permasalahan sebagai berikut.
1.      Apakah rokok itu ?
2.      Apa akibat dari zat yang terkandung dalam rokok ?
3.      Apa sajakah dampak negative  bagi orang yang merokok ?
4.      Bagaimanakah upaya penanggulangan bahaya rokok bagi kesehatan ?

C. Tujuan
Sesui dengan penelitian diatas, tujuan yang dapat di capai dalam penelitian di atas adalah.
1.      Menjelaskan pengertian rokok.
2.      Menjelaskan akibat dari zat yang terkandung dalam rokok.
3.      Menjelaskan dampak negative bagi orang yang merokok.
4.      Menjelaskan upaya penanggulangan bahaya rokok bagi kesehatan.

C.      Manfaat penelitian
Penelitian ini memiliki manfaat sebagai berikut.
1.      Bagi pembaca, dapat mengetahui betapa berbahayanya mengkonsumso rokok.
2.      Bagi pembaca, dapat mendalami tentang pengertian rokok.
3.      Bagi peneliti, dapat memudahkan dalam penelitiannya tentang rokok.
4.      Bagi penulis, merasa puas dengan makalah yang di buatnya, karena telah berupaya menyadarkan masyarakat tentang bahayanya merokok bagi kesehatan.



BAB II 
PEMBAHASAN

2.1 . penggertian rokok 

Rokok adalah silinder dari kertas panjang antara 70 hingga 120 mm ( bervariasa tergantung Negara ) dengan diameter 10 mm yang berisi  daun-daun tembakau yang telah di cacah. Rokok di bakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memeperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru  atau serangan jantung ( walaupun pada kenyataannya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali di patuhi ).
Manusia di dunia yang merokok untuk yang pertama kalinya adalah bangsa indian di amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dawa atau roh. Pada abad 16, ketika bangsa eropa menemukan benua amerika, sebagian dari para penjelajah eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke eropa.  Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan eropa. Tapi berbeda dengan bangsa indian yang merokok untuk keperluan ritual. Di eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang sepanyol masuk ke turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk ke Negara-negara islam.
Telah banyak risep yang membuktikan bahwa rokok menyebabkan kecanduan, disamping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernafasan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema.
Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.
1.      Asap rokok mengandung kurang lebih mengandung 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya bracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh.  Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbonmonoksida dan sebagainya.
2.      Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeritasi mata dan pernafasan. Semakin pendek rokok semakain tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang di penuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya dari pada polusi di jalanan raya yang macet.
3.      Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karna rokok bersifat candu yang sulit di lepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok dari pada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.

2.2. Akibat Dari Zat Yang Terkandung Dalam Rokok


Setiap batang rokok ayng dinyalakan akan mengeluarkan lebih 4000 bahan kimia beracun dan boleh membawa maut. Dengan ini setiap sedutan itu menyerupai satu sedutan maut. Diantara kandungan asap rokok termasuklah bahan radioaktif ( apolonium – 201 ) dan bahan-bahan yang digunakan didalam cat (acetone), pencuci lantai ( ammonia ), ubat gegat ( naphthalene ) racun serangga ( DDT ) racun anai-anai ( arsenic ), gas beracun ( hydrogen cyanide ) yang digunakan dikamar gas maut bagi pesalah yang menjalani hukuman mati, dan banyak lagi. Bagaimanapun, racun paling penting adalah tar, nikotin dan karbon monoksida.
Tar mengandungi sekurang-kurangnya 43 bahan kimia yang di ketahui menjadi penyebab kanser ( karsinorgen ). Bahan seperti benzopyrene yaitu sejenis polycyclic aromatic hydrocarbon ( pah ) telah lama disahkan sebagi agen yang memulakan proses kejadian kanser.
Nikotin, seperti najis dadah heroin, amfetamin dan kokain, bertindak balas didalam otak dan mempunyai kesan kepada system mesomlimbik yang menjadi puncak utama penagihan. Sindrom ketagihan terhadap nikotin yang ditunjukkan dengan gejala gian, toleran dan tarikan, mungkin lebih hebat berbanding najis  dadah. Malah dari pada kajian saintifiknya  nikotin itu juga sejenis najis dadah , seperti mana yang telah di iktirat oleh dunia perubatan. Seseorang yang kehabisan rokok  kadang kala berkelakuan seperti mengalami gangguan akal dan dalam keadaan  yang amat tertekan sekali. Oleh itu terlalu sukar untuk sesiapa  yang telah terjerat dengan ketagihan merokok, meninggalkan tabiat itu untuk selamanya,kecuali dengan ikhtiar yang serius dan kehendak allah jua.nikotin turut menjadi puncak utama resiko serangan penyakit jantung dan strok.hampir  satu perempat  mangsa pesakit  jantung adalah hasil puncak dari tabiat merokok . di Malaysia, sakit jantung merupakan penyebab utama kematian sementara strok adalah pembunuh yang ke empat.
Karbon monoksida  pula adakanlah gas beracun yang biasanya di keluarkan oleh ekzos kendaraan. Gas ini menjelaskan bekalkan oksigen ke tisu-tisu hingga ianya menjadi terencat dan akhiarnya boleh menyebabkan maut sekiranya paras karbon monoksida di dalam badan melebihi 60%.
Apabila racun itu memasuki tubuh manusia atau hewan, kiranya akan membawa kerusakan pada setiap organ disepanjang laluannya, yaitu bermula dari hidung, mulut, tekak, saluran pernafasan, paru-paru saluran penghazaman,saluran darah,jantung,organ pembiakan,sehinggalah ke saluran kencing dan pundi kencing,yaitu apabila sebahagian dari racun-racun itu di keluarkan dari badan.

2.3 Dampak negative bagi orang yang merokok

         Kerugian yang timbulkan rokok sangat banyak bagi kesehatan.Tapi sayangnya masih saja banyak orang yang tetap memilih untuk menikmatinya.Dalam asap rokok terdapat 4000 zat kimia berbahaya bagi kesehatan,dua diantaranya adalah nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik.Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau dapat memicu terjadinya kanker.pada awalnya rokok mengandung 8-20 mg nikotin dan setelah di bakar nikotin yang masuk kedalam sirkulasi darah hanya 25%.Walau demikian jumlah kecil tersebut memiliki waktu hanya 15 detik untuk sampai ke otak manusia.
Nikotin itu diterima oleh reseptor asetikolin-nikotinik yang kemudian membaginya ke jalur imbalan dan jalur adrenergik.Pada jalur imbalan,perokok akan merasakan rasa nikmat,memacu system dopaminergik.Hasilnya perokok akan merasa tenang,daya pikir serasa lebih cemerlang,dan mampu menekan rasa lapar.sementara di jalur adrenergic,zat ini akan mengaktifkan sistem adrenergik pada bagian otak lokus seruleus yang mengeluarkan serotin.Meningkatnya serotin menimbulkan rangsangan rasa senang sekaligus keinginan mencari rokok lagi.Hal inilah yang menyebabkan perokok sangat sulit meninggalkan rokok,karena sudah ketergantungan pada nikotin.Ketika ia berhenti merokok rasa nikmat yang diperolehnya akan berkurang.
Efek dari rokok atau tembakau memberi stimulasi depresi ringan,gangguan daya tangkap,alam perasaan,alam pikiran,tingkah laku dan fungsi psikomotor.Jika dibandingkan zat adiktif lainnya rokok sangatlah rendah pengaruhnya,maka ketergantungan pada rokok tidak begitu dianggap gawat.

2.4. Upaya Penanggulangan Bahaya Rokok Bagi Kesehatan
Pengendalian masalah rokok sebenarnya sudah di upayakan diantaranya melalui penetapan kawasan tanpa rokok ( KTR ) di beberapa tatanan dan di sebagian wilayah Jakarta, kota bogor, kota Cirebon dan sebagainya. Begitu juga beberapa sekitar lintas sector seperti departemen perhubungan dengan menetapkan penerbangan pesawat menjadi penerbangan tanpa asap rokok, departemen pendidikan nasional menetapkan sekola menjadi kawasan tanpa rokok, serta beberapa pemda yang menyatakan tempat kerja sebagai kawasan tanpa asap rokok. Kawasan tanpa rokok adalah ruangan atau arena yang di nyatakan dilarang untuk kegiatan produksi, penjualan, akkm, promosi, ataupun penggunaan rokok. Penetapan upaya tanpa rokok merupakan upaya perlindungan masyarakat terhadap resiko ancaman gangguan kesehatan karena lingkungan tercemar asap rokok. Penetapan kawasan tanpa rokok perlu diselenggarakan di tempat umum, tempat kerja, angkutan umum, tempat ibadah, arena kegiatan anak – anak.
2.5. Hipotesis 
1.Penyebab remaja/pelajar merokok karena kurangnya perhatian orang tua dan karena ikut-ikutan teman .
2.Zat yang terkandung didalam rokok sangat berbahaya, untuk itu janganlah coba-coba untukmerokok. 
3.Rokok sangat berdampat buruk bagi kesehatan pengonsumsinya

  
BAB III
METODEOLOGI PENELITIAN

3.1 Metode yang digunakan
Metode penelitian yang digunakan adalah metode tanya jawab dengan narasumber perokok
3.2 Latar Penelitian
SMP PASUNDAN 12 BANDUNG
3.3 Sumber Data
Situs Internet , Koran Pikiran Rakyat, Dari Perpustakaan
3.4 Teknik Pengumpulan Data
 Situs Internet , Koran Pikiran Rakyat,  Perpustakaan
3.5 Teknik Analisis Data
 Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, yaitu metode analisa data dengan memaparkan hasil penelitian yang diperoleh
1.Menurut kamu, apakah rokok berbahaya bagi kesehatan?
a.Ya   b.Tidak
2.Berbahaya bagi kesehatan siapa?
a.Perokok itu sendiri 
B.Perokok dan orang disekitar perokok
3.Menurut kamu, seberapa besar risiko/akibat buruk yang ditimbulkan rokok padaorang di sekitar perokok?
a.Lebih kecil risikonya dari perokok 
B.Lebih besar risikonya dari perokok
Pengujian tanya jawab kepada nara sumber pelajar adalah 30 orang
80% menyatakan adanya bahaya merokok bagi dirinya sendiri dan orang lain
15 % menyatakan resiko merokok lebih kecil akibatnya kepada orang disekitar
5 % tidak ikut memberi jawaban

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasitergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telahdicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapatdihirup lewat mulut pada ujung lainnya.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapatdimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akanbahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau seranganjantung jarang sekali dipatuhi.

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika,untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropamenemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisaprokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul dikalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluanritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagangSpanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam. 
Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan ketergantungan, disamping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakitpencernaan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema.
·         Berikut adalah beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam rokok:
1.Nikotin, kandungan yang menyebabkan perokok merasa rileks.
2.Tar, yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia yang mana 60 bahan kimia di antaranyabersifat karsinogenik.
3.Sianida, senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano. 
4.Benzene, juga dikenal sebagai bensol, senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidakberwarna.
5.Cadmium, sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif.
·         Bahaya jika para remaja merokok.
Sebenarnya tidak ada dampak positif dari merokok. Namun, bagi para perokok merekamerasakan kesenangan, ketenangan dan kepuasan sesaat.

Dampak Negatif :
1.Angina, yaitu nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung.
2.Asma, yaitu mengalami kesulitan bernapas.
3.Alergi, yaitu iritasi akibat asap rokok.
4.Kanker paru-paru.
5.Penyakit Jantung
Alangkah baiknya jika para remaja menyadari akan bahaya rokok itu sendiri. Upaya yangdapat dilakukan bisa dengan penyuluhan, bagi perokok yang sudah kecanduan tidak bisasepenuhnya total berhenti merokok. Dapat dilakukan dengan mengurangi jumlah rokok setiapharinya hingga benar-benar total berhenti merokok. Kemudian, melakukan kegiatan positif sepertiberolahraga, membaca buku, mendengarkan musik dan berekreasi untuk menghilangkan penat.Apapun upaya yang telah kami sampaikan untuk berhenti merokok, itu semua tidak terlepas darikesadaran diri masing-masing untuk berhenti merokok.Cara menjaga remaja agar tetap terhindar dari rokok.Merokok pada remaja bisa diawali dengan alasan sederhana, namun dapat menjadi kebiasaanseumur hidup. Bahkan sebagian besar perokok dewasa sudah merokok sejak remaja.
·         Cara menjaga remaja agar terhindar dari rokok:
1.Berilah contoh yang baik.
2.Tunjukkan keburukan rokok tersebut.
3.Antisipasi tekanan teman.
4.Berolahraga rutin dan kegiatan positif lainnya.
5.Harus dari kesadaran diri masing-masing.

                                                                                  BAB V
Kesimpulan Dan Saran

5.1 KESIMPULAN

Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan, rokok salah satu penyebab kematian utama di dunia dan merupakan satu-satunya produk legal yang membunuh hingga setengah penggunanya. Pencegahan harus lebih diutamakan dari pada pengobatan. Jangan sekali kali mencoba untuk merokok karena hamper dari semua yang terjerumus berawal dari coba coba. Pikirkan bentuk pergaulan. Pencegahan lebih baik dari pada pengobatan banyak dampak negativnya dari pada dampak positifnya karena bahaya dari rokok bagi kesehatan sudah tidak diragukan lagi. Banyak penyakit yang dapat muncul dari rokok. Apabila hal ini dibiarkan terus berlangsung, maka akan mengakibatkan permasalahan yang serius pada kesehatan tubuh manusia. Dan seharusnya masyarakat sadar akan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh mereka.



5.2 SARAN 

1.Agar lebih sering dilakukan penyuluhan tentang bahaya merokok kepada para remaja,khususnya yang duduk dibangku sekolah.
2.Hendaknya sekolah-sekolah lebih sering melakukan razia agar para remaja tidak ada yangmenyebarkan/membawa rokok kelingkungan sekolah.
3.Sebaiknya para orang tua dapat lebih mengenal dan mengawasi anak-anaknya agar bisa hidupsehat dan mandiri tanpa mengonsumsi rokok.





Posting Komentar

0 Komentar